Ketep Volcano Center, Magelang

Tahun 2015 silam berkesempatan mengunjugi Ketep Volcano Center, di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tempat ini dikenal juga dengan nama Ketep Pass, salah satu destinasi wisata yang berada di Ketep, Sawangan, Magelang.

Di Ketep Pass dikembangkan sebagai objek wisata dengan ciri khas wisata kegunungapian, lebih spesifik pada Gunung Merapi. Dari tempat ini terlihat jelas Gunung Merapi dan Merbabu. Tempat ini dibuka 17 Oktober 2002, oleh Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri. (Darmawan Denassa)

Darmawan Denassa di Ketep Volcano Center, Jawa Tengah
Darmawan Denassa di Ketep Volcano Center, Jawa Tengah

Tebing Putih Majene

Di Banggae, Majene, Sulawesi Barat terdapat rumah yang dibangun dari kikisan gunung kapur sehingga memberi nuansa tebing berwarna putih. Ketika ke Majene 2008 silam saya sempatkan mengabadikan moment ini, karena tahu warna putih pada tebing tidak akan bertahan secara alami.

Tahun 2011 warna tebing itu sudah berubah, tidak seputih dua tahun sebelumnya. (Darmawan Denassa)

Darmawan Denassa, di Tebing Putih Majene, Sulbar
Darmawan Denassa, di Tebing Putih Majene, Sulbar

Seribu Pintu di Lawang Sewu

Telah lama, bahkan sangat lama dalam usiaku mendengar, melihat di teve, dan membaca kemasyuran Lawang Sewu di tengah Kota Semarang, Jawa Tengah. Bersyukur akhirnya mendapat rezki mengunjunginya pertengahan Ramadhan 2016 ini. 

Lawang Sewu (bahasa Jawa)  bermakna Seribu Pintu. Nama itu diberikan pada gedung ini karena banyaknya pintu yang dimilikinya. Lawang Sewu pada masa penjajahan merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Dibangun selama tiga tahun (1904-1907). Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.

NIS sendiri merupakan salah satu perusahaan kereta api pada jaman penjajahan Hindia Belanda, perusahaan ini kadang diakronimkan menjadi NISM.  Perusahaan kereta yang melayani jalur di Jawa Tengah dan Ngayogyakarta Hadiningrat saat ini Daerah Istimewah Yogyakarta, Batavia, Buitenzorg, dan sekitarnya.

Sesungguhnya gedung ini masyur bukan karena sejarah, pintu, dan bentuknya semata. Tapi juga dikenal karena kisah horornya. Namun itu tahun-tahun lalu, sebab Lawang Sewu juga telah dikunjungi di malam hari. (Darmawan Denassa)

Darmawan Denassa di pelataran tengah Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah
Darmawan Denassa di pelataran tengah Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah

Pohon Katangka untuk Halaman Depan

Pohon Katangka merupakan tanaman kehormatan dalam kultur Bugis-Makassar. Kayu yang dihasilkan oleh pohon yang telah tiba usia penggunaannya dapat bertahan hingga ratusan tahun.

Mengembalikan kultur Makassar bersama tanaman ini, ujung tahun 2015 silam kami tanam sebatang Pohon Katangka dengan tinggi empat meter di halaman depan Rumah Hijau Denassa (RHD). Tanaman ini berdiri diantara Salam dan Srikaya halaman depan RHD. (Darmawan Denassa)

Menyiapkan lubang untuk menanam Pohon Katangka (Darmawan Denassa)
Menyiapkan lubang untuk menanam Pohon Katangka (Darmawan Denassa)
Pohon Katangka yang telah ditanam
Pohon Katangka yang telah ditanam