Taman Buku

Buku: sebaik-baiknya sahabat disemua waktu.  Saya meresapi kalimat itu. Membuat senantiasa bersemangat jika berurusan dengan  buku. Tidak mau sebatas menjadi penikmat buku, berusaha agar orang lain juga ikut menyenanginya. Itu sebabnya di rumah saya buat Perpsutakaan dan Taman Baca.

Taman Buku, sebuah Mimpi Pembaca, Penulis, dan Kolektor Bahan Bacaan
Taman Buku, sebuah Mimpi bagi seoramg Pembaca, Penulis, dan Kolektor Bahan Bacaan seperti saya

Duduk di teduh rimbun pohon, dalam jalur semilir angin, diantara cricit burung, dan desah daun bambu. Suasana yang sempurna dengan buku.

Menerima tamu di ruang tamu, itu bisa, menerima tamu di ruang baca, bagi saya baru luar biasa. Karena itu lantai satu Bimbi Room jadi ruang baca.

Ditempat buku hanya menatap buku, agaknya membosankan. Maka buku disanding dengan lampion, ucapan hangat  welcome dengan kapur warna, dan pot yang bernapas dari bunga hidup.

Perustakaan hanya dengan rak-rak, akan kewalahan mengajak bahan bacaan menemukan suasana. Maka dipesan ke ahlinya membuat kotak buku, agar buku bisa diajak kemana-mana. Bersua rerumput hijau, dedaun jatuh, memangku bunga, dan berjalan jauh.

Ya, mimpi yang telah terwujud tentang taman buku. Berharap ada rezki dan kesempatan untuk memesan mimpi lain. Agar tamannya terus bersemangat, mengajakmu membaca buku.(Darmawan Denassa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *